MASKANULHUFFADZ. COM – Jum’at, 24 April 2026, PaudQu Maffaz kembali menghadirkan kabar bahagia bagi seluruh keluarga Maskanul Huffadz, dua dari 32 santri mereka kembali berhasil khatam Al-Qur’an 30 juz. Khataman ini merupakan program rutin PaudQu Maffaz, sebagai bentuk apresiasi pesantren atas capaian para santri yang telah menuntaskan tilawahnya. Selain itu, kegiatan ini juga sebagai penanda bahwa anak telah mampu membaca Al-Qur’an hingga selesai sesuai tahapan pembelajaran yang ditetapkan di PaudQu Maffaz.
Kerennya lagi, kedua santri ini baru berusia lima tahun. Muhammad Athaillah Ibrahim dan Ahmad Zaydan Iswadi, mereka berhasil menyelesaikan target ini selama satu tahun. Tentunya prestasi ini sangat membanggakan bagi pengajar PaudQu Maffaz. Capaian para santri adalah hasil dari semangat dan konsistensi mereka untuk terus belajar.
“Pencapaian ini sangat membanggakan dan membahagiakan bagi kami para pembimbing. Tentunya penuh tantangan membimbing anak usia dini untuk terus konsisten belajar, dimana pada usia ini mood dan fokus santri sangat mudah berubah. Selain itu, perbedaan kemampuan membaca antar santri juga menjadi tantangan tersendiri, sehingga pembimbing perlu sabar dan kreatif dalam memberikan pendekatan yang tepat untuk setiap santri,” ujar Ustadzah Rizki, salah satu pembimbing PaudQu Maffaz.
Keberhasilan santri tidak hanya sebatas selesai khatam tilawah 30 juz, namun PaudQu Maffaz juga memberikan kualifikasi untuk santrinya. Santri mampu membaca dengan lancar sesuai perkembangan usianya, santri mampu mengenal dan menerapkan dasar-dasar tajwid sederhana, serta menunjukkan adab yang baik saat membaca Al-Qur’an.
Pencapaian ini tentunya tidak terlepas dari peran para pembimbing dalam pembelajaran. Pembimbing selalu menghadirkan inovasi baru dan kreativitas dalam pembelajaran, agar santri merasa senang saat belajar.
“Kami mengikhtiarkan agar pembelajaran yang dihadirkan menyenangkan, seperti menggunakan metode yang sesuai dengan usia santri. Kami juga memberikan motivasi dan apresiasi secara berkala pada para santri. Agar output pembelajaran tercapai kami, memberikan target bertahap yang melibatkan orang tua agar santri lebih terkontrol dan konsisten saat di rumah,” tambah Ustadzah Rizki.
Agenda khataman ini dirancang oleh para pembimbing agar santri semakin bersemangat dalam belajar. Melalui agenda seperti ini santri saling berlomba-lomba untuk mencapai target mereka, sebab pada akhir program nantinya PaudQu Maffaz juga mengadakan Walimatul Khatam. Dengan diadakannya kegiatan perhelatan seperti ini diharapkan santri termotivasi untuk meningkatkan kualitas bacaannya dan bisa masuk pada tahap lanjutan yakni program tahfidz.










