MASKANULHUFFADZ.COM–Bertepatan dengan 1 September 2026, Pesantren Tahfidz Maskanul Huffadz genap berusia sepuluh tahun. Tasyakuran milad satu dekade tersebut diselenggarakan dua hari lebih awal, bertepatan dengan pelaksanaan Wisuda Akbar ke-XV pada Ahad, 30 Agustus 2026. Meski dirayakan lebih awal, peringatan satu dekade ini tetap berlangsung khidmat dan sarat makna.
Seremonial satu dekade tersebut diselenggarakan di Menara 165, Jakarta Selatan. Kegiatan ini dihadiri oleh berbagai tamu undangan dari beragam kalangan, mulai dari tokoh publik, civitas akademika dari sejumlah perguruan tinggi mitra, donatur, dan pemilik cabang, hingga tamu undangan dari mancanegara.
Milad satu dekade Maskanul Huffadz bukan sekedar ajang perayaan, tetapi juga ruang refleksi rasa syukur atas perjalanan pembuktian cinta dan pengabdian kepada ummat khususnya dalam menghadirkan pendidikan Al-Qur’an.
Dalam rangka peringatan satu dekade ini, Pesantren Maskanul Huffadz menggaungkan tagline “Satu Dekade, Satu Al-Quran, Satu Tujuan.” Tagline tersebut sebagai pengingat bagi seluruh keluarga Maskanul Huffadz untuk kembali menyamakan orientasi, bahwa Al-Qur’an sebagai landasan dan menjadikannya satu tujuan dalam arah perjuangan.
Satu Dekade, Satu Al-Quran, Satu Tujuan
Sebagaimana yang disampaikan Manda Ayu Lestari sebagai co-founder Maskanul Huffadz. Perjuangan di Maskanul Huffadz adalah ladang amal jariyah baginya.
“Mencari ridhoa Allah adalah orientasi yang kami canangkan sejak awal berdiri, dan seiring perjalanan satu demi satu keberkahan itu hadir dalam hidup saya, yang tidak sebanding dengan pengorbanan yang saya berikan untuk Maskan,” ujarnya.
Senada dengan itu Umma Oki Setiana Dewi selaku founder juga menyampaikan, “Tidak ada yang lebih tinggi harganya di dunia ini selain keberkahan yang Allah berikan. Melalui Maskanul Huffadz keberkahan saya dapatkan,” tegasnya.
Acara tersebut turut menghadirkan Habiburrahman El Shirazy atau Kang Abik sebagai narasumber yang menyampaikan nasihat dan pesan inspiratif bagi para hadirin, khususnya para wisudawan. Dalam pesan yang disampaikannya, Kang Abik menekankan pentingnya membersamai Al-Qur’an dalam kehidupan.
“Al-Qur’an itu cahaya Allah di muka bumi, maka jadikanlah ia sebagai darah daging dan akhlak dalam kehidupan. Seperti pesan Rasulullah, Al-Qur’an itu membawa kalian pada derajat yang tinggi. Bersyukurlah kalian terpilih untuk membersamanya, kalian sudah menjadi cahaya bagi keluarga. Maka, istiqomahlah bersamanya di tengah banyaknya fenomena orang-orang yang meninggalkan Al-Qur’an,” jelasnya.
Di kesempatan yang sama, Maskanul Huffadz juga memberikan apresiasi rasa terimakasih pada mitra kerjasama dan 14 pemilik cabang. Sehingga dengan kolaborasi tersebut program pembelajaran yang direncanakan pesantren dapat tercapai. Hal ini sesuai dengan penjelasan dari Buya Andi, sebagai salah satu donatur dan perwakilan dari mitra kerjasama bersama Masjid Raya Bintaro Jaya (MRBJ).
“Kolaborasi merupakan kunci sukses berjalannya sebuah lembaga, dengan kerjasama yang baik dakwah akan semakin kuat dan kebermanfaatan semakin luas tersebar,” tambah Buya Andi.
Melalui peringatan milad ke-10 tahun ini, Maskanul Huffadz diharapkan memasuki dekade keduanya dengan semangat yang lebih besar untuk melahirkan genarasi Qur’ani yang berkualitas, serta semakin luas kebermanfaatan di masyarakat.










