5 Surah yang Diawali Hamdalah, Al-Kahfi Paling Beda | Ikhtisar Ceramah Ustadz Faris BQ

Maskanul Huffadz kedatangan begitu banyak da’i kondang Ramadhan 2021 lalu. Salah satunya adalah Ustadz Faris BQ. Beliau mengupas begitu banyak rahasia Al-Qur’an yang mengagumkan. Nah, kali ini izinkan penulis membagikan salah satunya.

Mengawali penyampaiannya, Ustadz Faris BQ bertanya pada kami tentang surah yang diawali dengan kalimat hamdalah. Ada 5 dalam Al-Qur’an: Al-Fatihah, Al-An’am, Al-Kahfi, Saba, dan Fathir.

Dari 5 hamdalah di awal surah ini, apa yang membuat Al-Kahfi berbeda?

Untuk itu kita kupas terlebih dahulu 4 ayat hamdalah di awal surah lainnya.

Surah Al-Fatihah

اَلْحَمْدُ لِلّٰهِ رَبِّ الْعٰلَمِيْنَۙ

“Segala puji bagi Allah, Tuhan seluruh alam,”

Surah Al-An’am

اَلْحَمْدُ لِلّٰهِ الَّذِيْ خَلَقَ السَّمٰوٰتِ وَالْاَرْضَ وَجَعَلَ الظُّلُمٰتِ وَالنُّوْرَ ەۗ ثُمَّ الَّذِيْنَ كَفَرُوْا بِرَبِّهِمْ يَعْدِلُوْنَ

“Segala puji bagi Allah yang telah menciptakan langit dan bumi, dan menjadikan gelap dan terang, namun demikian orang-orang kafir masih mempersekutukan Tuhan mereka dengan sesuatu.”

Surah Saba’

اَلْحَمْدُ لِلّٰهِ الَّذِيْ لَهٗ مَا فِى السَّمٰوٰتِ وَمَا فِى الْاَرْضِ وَلَهُ الْحَمْدُ فِى الْاٰخِرَةِۗ وَهُوَ الْحَكِيْمُ الْخَبِيْرُ

“Segala puji bagi Allah yang memiliki apa yang ada di langit dan apa yang ada di bumi dan segala puji di akhirat bagi Allah. Dan Dialah Yang Mahabijaksana, Mahateliti.”

Surah Fathir

اَلْحَمْدُ لِلّٰهِ فَاطِرِ السَّمٰوٰتِ وَالْاَرْضِ جَاعِلِ الْمَلٰۤىِٕكَةِ رُسُلًاۙ اُولِيْٓ اَجْنِحَةٍ مَّثْنٰى وَثُلٰثَ وَرُبٰعَۗ يَزِيْدُ فِى الْخَلْقِ مَا يَشَاۤءُۗ اِنَّ اللّٰهَ عَلٰى كُلِّ شَيْءٍ قَدِيْرٌ

“Segala puji bagi Allah Pencipta langit dan bumi, yang menjadikan malaikat sebagai utusan-utusan (untuk mengurus berbagai macam urusan) yang mempunyai sayap, masing-masing (ada yang) dua, tiga dan empat. Allah menambahkan pada ciptaan-Nya apa yang Dia kehendaki. Sungguh, Allah Mahakuasa atas segala sesuatu.”

Coba baca ulang terjemahan keempat ayat dengan lebih memerhatikan yang bercetak tebal!

Sudah?
Apakah kamu menemukan persamaan?

Selain sama-sama diawali hamdalah, keempat ayat tersebut menyebutkan alasan atau sebab yang sama diucapkannya hamdalah.

Kita memuji Allah yang mengurus seluruh alam. Kita memuji Allah yang telah menciptakan langit dan bumi.

Kita memuji Allah yang memiliki apa yang ada di langit dan apa yang ada di bumi. Dan kita memuji Allah yang telah menciptakan langit, bumi, dan malaikat.

Semua sebab hamdalah dari keempat ayat ini adalah ciptaan Allah atau produk Allah. Sedangkan hamdalah memiliki arti lebih dari sekadar memuji karena juga mengandung makna syukur.

Nah, untuk mensyukuri segala yang Allah ciptakan, yang telah disebutkan dalam 4 ayat di atas, caranya ada di surah Al-Kahfi ayat pertama:

اَلْحَمْدُ لِلّٰهِ الَّذِيْٓ اَنْزَلَ عَلٰى عَبْدِهِ الْكِتٰبَ وَلَمْ يَجْعَلْ لَّهٗ عِوَجًا ۜ

“Segala puji bagi Allah yang telah menurunkan Kitab (Al-Qur’an) kepada hamba-Nya dan Dia tidak menjadikannya bengkok;”

Semua ciptaan atau produk Allah yang disebutkan dalam 4 ayat sebelumnya belum benar-benar kita syukuri jika tidak digunakan sebagaimana mestinya. Untuk itu kita perlu buku panduan. Nah, buku panduan inilah yang Allah sebutkan dalam Al-Kahfi. Al-Qur’an.

Al-Qur’an merupakan petunjuk yang menuntun kita dalam menggunakan segala produk atau ciptaan Allah sesuai fungsinya dan sesuai kadarnya. Tanpa Al-Qur’an, manusia akan mengeksploitasi alam secara membabi buta menurut nafsunya yang liar. Al-Qur’an hadir untuk memberi peringatan agar manusia tidak mengakibatkan kerusakan yang akan membahayakan dirinya sendiri.

Namun bagaimana Al-Qur’an dapat memberikan petunjuk jika tidak pernah dibaca dan dipahami. Maka bentuk syukur terhadap diturunkannya Al-Qur’an adalah dengan mentadabburinya serta mengajarkannya kembali kepada mereka yang masih awam.

Dukung Maskanul Huffadz Wujudkan Indonesia Melek Al-Qur’an di sini.

Ustadz Faris BQ kemudian berpesan agar setiap santri senantiasa dekat dengan Al-Qur’an. Sebagaimana seorang sahabat, semakin lama semakin akrab hingga akhirnya Al-Qur’an memberikan satu persatu rahasianya.

Adapun ilmu yang kita ketahui hari ini mengenai rahasia bersyukur dalam Al-Kahfi harus kita syukuri. Dengan begitu semoga bertambah kecintaan kita pada Al-Quran dan semakin banyak rahasia yang Al-Qur’an bukakan untuk kita. (28/01/22)

Posted in Artikel and tagged , , , , , , .

Leave a Reply

Your email address will not be published.