Bukan Hanya Lingkungan, Ini yang Harus Dibersihkan untuk Sambut Ramadhan!

Sebagai ungkapan syukur, dua hari menjelang Ramadhan, warga Maskanul Huffadz gotong royong membersihkan lingkungan sekitar. Salah satu tujuan kerja bakti adalah mempererat tali silaturahmi, baik antar santri dan pengurus maupun dengan masyarakat sekitar.

Gotong royong: warga Maskanul Huffadz membersihkan lingkungan sekitar

Disadari atau tidak, melalui gotong royong, bukan hanya lingkungan yang bersih. Untuk meraih kekhusyukan beribadah selama Ramadhan, ada yang tidak boleh terlewat dari pembersihan.

“Bersihkan hatimu, bersihkan suasana yang ada di antaramu dan orang lain, terutama keluargamu. Biidznillah, engkau akan siap menyambut Ramadhan dengan hati yang bersih.”

Abu Bakr Zoud

Hubungan keluarga ditekankan berdasarkan hadits Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam,

ثلاثة لا يقبل اللّٰه منهم صئرفا ولا عدلا : عاق ،ومنان ومكذب بالقدر

Nabi saw bersabda, “Tiga golongan yang Allah tidak terima amal ibadahnya, yang wajib dan yang sunnah: anak yang durhaka kepada orang tuanya, orang yang mengungkit ungkit pemberiannya dan orang yang mendustakan taqdir.” (Hadist Hasan Riwayat Thabrani)

Untuk itu hendaknya seorang anak meminta maaf kepada kedua orang tua menjelang Ramadhan ini untuk menghindari kerugian yang besar. Selain itu, hubungan antar sesama juga sangat krusial untuk meningkatkan ketakwaan. Allah berfirman:

“Dan bersegeralah kamu kepada ampunan dari Rabb-mu dan kepada surga yang luasnya seluas langit dan bumi yang disediakan untuk orang-orang yang bertakwa. (yaitu) orang-orang yang menafkahkan (hartanya), baik di waktu lapang maupun sempit, dan orang-orang yang menahan amarahnya dan memaafkan (kesalahan) orang. Allah menyukai orang-orang yang berbuat kebaikan”.

Setelah saling memaafkan, hati yang rentan ini hendaknya dijaga dengan mengamalkan doa yang telah Rasulullah ajarkan.

اللَّهُمَّ آتِ نَفْسِى تَقْوَاهَا وَزَكِّهَا أَنْتَ خَيْرُ مَنْ زَكَّاهَا أَنْتَ وَلِيُّهَا وَمَوْلاَهَا

“Ya Allah, limpahkanlah ketakwaan pada jiwaku dan sucikanlah ia, sesungguhnya Engkau adalah sebaik-baik Zat yang menyucikan jiwa, Engkaulah pelindung dan pemeliharanya.”

Dengan hati yang bersih, insyaallah setiap amal shaleh yang kita kerjakan diterima Allah dan Ramadhan ini menjadi lebih baik dari Ramadhan sebelumnya. Aamiin.

Posted in Artikel and tagged , , , , .

Leave a Reply

Your email address will not be published.