Kultur Islami| Begini Cara Pesantren Maskanul Huffadz dalam Membangun Etos Kerja

maskanulhuffadz.com – Kemajuan era teknologi  memudahkan masyarakat dalam menerima informasi, namun peran teknologi informasi tidak bisa menggantikan fungsi sumber insani.

Keberadaan sumber daya manusia dalam sebuah organisasi sangat berperan penting dalam sebuah organisasi atau instansi, dan keberadaan nilai fungsi dari manusia merupakan sumber penggerak dari teknologi itu sendiri.

Selain kemajuan teknologi informasi, kualitas sebuah organisasi juga dilatarbelakangi oleh kualitas sumber daya manusia yang unggul, salah satu caranya melalui pendekatan agama.

Pendekatan tersebut dapat direalisasikan melalui etos kerja, yaitu nilai-nilai kerja yang diyakini dan dimiliki karyawan yang outputnya akan mempengaruhi sikap karyawan dalam bekerja.

Dalam Ajaran Islam dikenal etos kerja islami yang berlandaskan Al-Qur’an dan sunnah, sebagaimana yang diajarkan oleh baginda Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wasallam.

Maskanul Huffadz sebagai salah satu instansi pendidikan islam yang bergerak dalam bidang Al-quran memiliki kultur sendiri dalam membangun etos kerja yang islami. Salah satunya mewajibkan kepada seluruh karyawan untuk merutinkan tilawah Al-quran pada setiap pagi hari.

INSPIRASI: Rutinitas Tilawah Harian Karyawan Maskanul Huffadz Setiap Pagi

Lebih lanjut, setiap 30 menit pertama karyawan akan membaca surah pilihan harian, diantaranya Qs.As-Sajdah, Qs.Ar-Rahman, Qs.Al-Waqiah, Qs. Yasin, Qs. Ad-Dukhan, dan Qs. Al-Fath, kemudian dilanjutkan dengan tilawah mandiri setengah juz Al-quran.

Tidak hanya itu untuk menjaga hafalan karyawan yang notabene dulunya adalah santri penghafal 30 juz Al-quran, Departemen KPSDM (Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia) memfasilitasi karyawan untuk menyetorkan hafalan kepada mentor setiap halaqah.

Selanjutnya, departemen ini juga mengontrol amalan yaumiah para karyawan, berupa kewajiban untuk shalat berjamaah di masjid serta shalat sunnah dan tilawah Al-quran.

Kebijakan ini merupakan salah satu upaya yang dilakukan Maskanul Huffadz dalam membangun kultur islami agar nilai-nilai tersebut menjadi dasar bagi karyawan dalam menjalankan tugasnya.

Dengan program seperti ini diharapkan karyawan bisa mengaplikasikan nilai-nilai islami tidak hanya dalam kehidupan sehari-hari tetapi juga menerapkannya dalam dunia kerja.

Posted in Artikel and tagged , , , , , .

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *