Resep untuk Memaksimalkan Ramadhan dari Ustadz Ahmad Khan

Untuk kedua kalinya Ustadz Ahmad Khan mengisi kajian bakda tarawih di Maskanul Huffadz. Di awal materi, beliau menyampaikan perbedaan kunjungan kali ini. Menurut ustadz yang juga aktif berdakwah di Islam Itu Indah tersebut, Maskanul Huffadz tahun ini beda, lebih eksekutif, dan elegan.

Tahun lalu, Gedung Maryam masih dalam proses pembangunan. Untuk shalat berjamaah selama bulan Ramadhan, bagian gedung yang dapat digunakan tidak sampai sebagian. Berkat bantuan ribuan donatur, kini ratusan santri dan pengurus merasakan manfaatnya. Beliau mendoakan agar Maskanul Huffadz menjadi salah satu media mendekatkan diri kepada Allah.

Selanjutnya, Ustadz Ahmad Khan mengingatkan kepada jamaah untuk tidak menyia-nyiakan sedetik pun dari bulan Ramadhan. Beliau menceritakan bagaimana Sayyidina Utsman bin Affan mampu mengkhatamkan Al-Quran sebanyak 3 kali dalam 1 rakaat dan Imam Abu Hanifah yang mampu 120x khatam selama Ramadhan.

Kemudian Ustadz Ahmad Khan memberikan resep agar Ramadhan dapat dimanfaatkan dengan maksimal. Beliau mengajak jamaah membayangkan jika Ramadhan tahun ini adalah Ramadhan terakhir. Hal ini merupakan qiyas dari hadits Rasulullah ﷺ yang berbunyi:

عن أنس بن مالك رضي الله عنه عن النبي عليه الصلاة والسلام: اذكر الموتَ في صلاتِك، فإنَّ الرجلَ إذا ذكر الموتَ في صلاتِه لحريٌّ أن يُحسنَ صلاتَه، وصلِّ صلاةَ رجلٍ لا يظنُّ أنَّه يُصلِّي صلاةً غيرَها، وإيَّاك وكلُّ أمرٍ يُعتذَرُ منه

Rasulullah ﷺ bersabda, “Ingatlah kematian dalam sholatmu karena jika seseorang mengingat mati dalam sholatnya, maka ia akan memperbagus sholatnya. Sholatlah seperti sholat orang yang tidak menyangka bahwa ia masih punya kesempatan melakukan sholat yang lainnya. Hati-hatilah dengan perkara yang kelak malah engkau meminta uzur (meralatnya) (karena tidak bisa memenuhinya).” (HR Ad Dailami dalam musnad Al Firdaus).

Termasuk salah satu amalan yang utama ketika Ramadhan adalah hadir di majlis ilmu. Usadz Ahmad Khan menyebutkan, “Barangsiapa yang hadir di majelis ilmu pada bulan Ramadhan, maka setiap langkahnya diganjar satu tahun ibadah.”

Wallahu a’lam. (8/4/2022)

Posted in Artikel and tagged , , , , , .

One Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.