The Power Of Alma‘tsurat

BINTARO, MASKANULHUFFADZ.com – Zikir Alma‘tsurat merupakan kitab yang disusun oleh seorang  tokoh pembaharuan Islam abad 20, yaitu Hasan Ahmad Abdurrahman Al-Banna yang terkenal dengan panggilan Hasan Al-Banna.

Zikir Alma’tsurat bisa dijadikan alternatif yang bisa dilakukan sebagai media taqorrub ilallah (mendekatkan diri kepada Allah).

Bacaan yang termuat dalam zikir Alma‘tsurat adalah ayat-ayat pilihan dalam Al-Qur‘an seperti QS.Al-Fatihah 1-7, QS.Al-Baqarah 1-5, QS. Al-Baqarah 255-257, QS. Al-Baqarah 284-286, QS. Al-Ikhlas-An-Annas, QS.Ali-Imran 26-27 dan ditambah dengan hadist-hadist Rasulullah, yang sangat berperan sebagai tameng bagi pembacanya,

Tameng yang dimaksud adalah pelindung diri manusia dari berbagai kejahatan baik datang dari manusia maupun dari syeitan.

Seperti yang dijabarkan dalam hadist berikut:

Hadis riwayat At-Thabrani dalam kitab Al-Kabir dan Al-Hakim menerangkan bahwa Rasulullah bersabda, “Barang siapa yang membaca 10 ayat dari surat Al-Baqarah di dalam rumahnya maka setan tidak akan mampu masuk ke dalam rumah tersebut hingga keesokan harinya. Kesepuluh ayat itu adalah empat ayat pertama surat Al-Baqarah, satu ayat kursi, dua ayat setelah ayat kursi, dan ditutup dengan tiga ayat terakhir surat Al-Baqarah.”

Hadist At-Tirmidzi, Rasulullah bersabda, “Sesungguhnya Allah menulis dalam dalam kitab dua ribu tahun sebelum menciptakan surga dan bumi, serta mengirim dua ayat untuk mengakhiri Al-Baqarah. Jika dibaca selama tiga malam dalam rumah maka setan tidak akan mendekatinya.”

Merujuk pada hadist diatas, Ibnu Qayim juga tidak kalah indah dalam menerangkan pentingnya wirid zikir pagi dan petang, beliau berkata: “Dzikir pagi dan petang seperti baju besi, semakin bertambah ketebalannya maka pemiliknya semakin tidak tertimpa (bahaya). Bahkan kekuatan baju besi itu malah mampu memantulkan kembali anak panah sehingga kembali terkena pemanahnya sendiri.”

Sungguh sangat bersyukur kita sebagai umat Islam, tidak butuh membayar bodyguard dengan harga mahal sebagai perlindungan, tapi kita cukup mempertahankan diri dengan cara mendekatkan diri kepada Allah salah satunya dengan merutinkan zikir di pagi dan sore hari.

Seperti Allah jelaskan dalam QS. Al-Ahzab: 42-43: “Dan bertasbihlah kepada-Nya di waktu pagi dan sore, Dialah yang memberi rahmat kepadamu dan malaikat-Nya (memohonkan ampunan untukmu), supaya Dia mengeluarkan kamu dari kegelapan kepada cahaya (yang terang). Dan adalah Dia Maha Penyayang kepada orang-orang yang beriman.”

Demikian keistimewaan yang Allah hadirkan kepada kita yang merutinkan zikir pagi dan petang hari. So, tunggu apalagi Sofaz, mari awali dan tutup aktivitas harian kita dengan berzikir Alma‘tsurat. (19/9/22)

Posted in Artikel and tagged , , , , , , , , , , .

Leave a Reply

Your email address will not be published.