Umma Oki Memaparkan Nilai-Nilai Dasar Maffaz Sebagai Sambutan Awal di Bulan Ramadhan

Kajian selepas tarawih pada malam 1 Ramadhan, diawali dengan sambutan sekaligus nasihat oleh Ustadzah Oki Setiana Dewi, selaku Pimpinan Pesantren Tahfidz Maskanul Huffadz pada Sabtu malam (2/04/22) bertempat di Aula gedung Maryam Maskanul huffadz Bintaro, Tangerang Selatan.

Seperti pada kesempatan-kesempatan yang lalu, dalam sambutannya, beliau menegaskan kepada seluruh santri dan pengurus Maskanul Huffadz untuk senantiasa memperbaiki niat karena Allah SWT, terlebih di bulan Ramadhan yang penuh berkah ini.

Karenanya, umma memaparkan kembali nilai-nilai dasar Maffaz kepada seluruh warga maskanul Huffadz guna memperbarui niat dan semangat dalam rangka menyambut bulan suci Ramadhan.

Maskanul Huffadz biasa dikenal dengan sebutan Maffaz yang diambil dari kata awal dan akhir dari “MAskanul HuFFAdZ”.  Adapun nilai-nilai dasar yang dimaksud adalah sebagai berikut:

  • Berawal dari huruf M yang diambil dari kata Mahabbah, dengan maksud agar seluruh warga Maskanul Huffadz senantiasa menanamkan kecintaannya terhadap agama dan meluruskan niatnya hanya untuk Allah Swt.
  • Kemudian rangkaian huruf A yang dikutip dari kata Amal Shalih, dengan harapan agar seluruh warga Maskanul Huffadz menjadikan setiap apa yang dilakukannya sebagai amal kebaikan untuk dirinya, terkhusus berkhidmat untuk ummat.
  • Huruf F berikutnya diambil dari kata Fokus, yang berarti bahwa seluruh warga Maskanul Huffadz baik santri ataupun pengurus, hendaknya menyelesaikan amanah yang sudah dimulai secara tuntas.
  • Sedangkan huruf F yang kedua, diambil dari kata Fathonah, yang berarti Cerdas dan Bijaksana. Hal ini dikarenakan, umma berharap agar seluruh penghafal Al-Qur’an itu harus cerdas dan tidak mudah menyerah, sebagaimana yang telah dicontohkan oleh Rasulullah Saw.
  • Selanjutnya adalah huruf A yang diambil dari kata Sesuai dengan kata dasarnya, umma berharap kepada seluruh warga Maskanul Huffadz untuk selalu dapat dipercaya, jujur, dan bertanggungjawab dalam mengerjakan setiap urusan.
  • Huruf yang terakhir bukan huruf Z, melainkan huruf S yang sengaja disesuaikan secara penyebutan di lisan, yaitu “Maffas”. Adapun huruf S ini diambil dari kata Sinergi (Ukhuwah Islamiyah), yang mana sinergi tersebut akan terus terjaga jika lima unsur berikut terpenuhi: Ta’aruf (Saling mengenal), Tafahum (Saling memahami), Ta’awun (Saling menolong), Tafakul (Saling menanggung beban), Itsar (Mendahulukan orang lain daripada diri sendiri).

Itulah nilai-nilai dasar Maskanul Huffadz yang beliau paparkan, dengan harapan semoga kedepannya Maskanul Huffadz bisa berjalan lebih baik lagi berpegang teguh pada nilai-nilai tersebut, yang tentunya tidak lepas dari landasan Al-Qur’an dan hadits.

Posted in Artikel, Kegiatan and tagged , , , , , .

Leave a Reply

Your email address will not be published.